#Buku Hipertensi


Perlukah Mengukur Tekanan Darah Sendiri?

Rumah Ginjal - Pengukuran tekanan darah mandiri sangat diperlukan untuk selalu mengontrol tekanan darah sehari-hari. Sekedar diketahui bahwa tekanan darah itu bersifat sangat dinamis --bervariasi menurut waktu dan sangat individual. Sehingga pengukuran secara mandiri masih diperlukan untuk selalu mengetahui kondisi terkini terkait tenanan darah.   Berikut ini beberapa contoh kondisi-kondisi yang membuat tekanan darah menjadi tinggi

Bagaimana Mengukur Tekanan Darah (Hipertensi)?

Rumah Ginjal - Mengukur tekanan darah (hipertensi) umumnya dengan sfigmomanometer lengkap dengan komponen manset, alat pompa. Mansetnya (berukuran standar) dilingkarkan pada lengan atas dan kemudian diisi dengan udara yang cukup untuk menekan arteri. Pada kondisi tersebut aliran darah berhenti sesaat. Kemudian udara dilepaskan perlahan-lahan hingga darah mulai mengalir kembali melalui arteri, lalu dengarkan lewat stetoskop.

Organ-organ yang Menjadi Sasaran Hipertensi (3)

Rumah Ginjal - Artikel ini merupakan kelanjutan dari artikel tentang organ-organ yang sering menjadi sasaran hipertensi, yaitu link 1 dan link 2. Sebagaimana penjelasan pada artikel tersebut, terdapat 6 organ yang menjadi sasaran hipertensi, yaitu otot jantung, pembuluh darah koroner, pembuluh arteri tubuh lainnya, otak, ginjal, dan mata. Artikel ini akan dibahas tentang organ ginjal dan mata.

Organ-organ yang Menjadi Sasaran Hipertensi (2)

Rumah Ginjal - Artikel ini merupakan kelanjutan dari artikel tentang organ-organ yang sering menjadi sasaran hipertensi. Sebagaimana penjelasan pada artikel tersebut, terdapat 6 organ yang menjadi sasaran hipertensi, yaitu otot jantung, pembuluh darah koroner, pembuluh arteri tubuh lainnya, otak, ginjal, dan mata. Artikel ini akan dibahas tentang organ pembuluh arteri tubuh lainnya, dan otak.

Organ-organ yang Menjadi Sasaran Hipertensi

Rumah Ginjal - Sebagian besar efek buruk hipertensi dapat dicegah jika tekanan darah dipertahankan ke tingkat normal dengan pendekatan farmako terapi (terapi obat-obatan) dan life style, termasuk pengendalian kebiasaan merokok, hiperkolesterolemia, dan diabetes. Sebenarnya organ-organ apa saja yang menjadi sasaran hipertensi?