Apa yang Terjadi Jika Fungsi Ginjal Terganggu?
Ginjal adalah organ tubuh yang menjaga sistem ekskresi manusia untuk dapat meyaring darah dan cairan yang berlebih yang dikeluarkan melalui urin. Ginjal terdiri dari 2 organ yaitu, ginjal kanan dan kiri, yang berukuran hanya sebesar mouse komputer. Walaupun sekecil itu, ginjal mampu mengeluarkan zat sisa metabolisme dan racun yang berbahaya pada tubuh.
Sistem ekskresi pada tubuh manusia tidak berjalan baik jika organ ginjal yang ada didalamnya terganggu fungsinya. Apa saja fungsi ginjal manusia? Apa yang terjadi jika organ ginjal terganggu fungsinya? Simak terus artikel ini.
Baca juga: 6 Fungsi Ginjal Manusia dan Bagian Organ Ginjal
Fungsi Ginjal Manusia
Ginjal berfungsi sebagai sistem ekskresi tubuh dan beberapa fungsi lainnya, yaitu:
1. Mengatur jumlah air dalam tubuh
Saat tubuh dalam kondisi kelebihan cairan, ginjal sesegera mungkin akan membuang cairan tersebut melalui air seni. Maka dari itu timbul efek berkemih, sehingga kelebihan tersebut akan segera dibuang untuk mengatur keseimbangan cairan.
2. Menyaring bahan racun dan sampah dari darah
Ginjal ibarat saringan atau filter terhadap racun dan sampah yang diproduksi tubuh selama proses pembakaran dan aktifitas sel lainnya. Darah mengalirkan semua sampah tersebut untuk dibuang melalui ginjal. Ginjal aktif menyaring dan membuang zat sisa metabolime atau sampah dan racun tubuh melalui air seni.
3. Memproduksi hormon yang mengatur tekanan darah
Ginjal berfungsi dalam memproduksi hormon yang dapat mengatur tekanan darah. Hormon ini sangat penting efeknya dalam pengaturan tekanan darah dalam tubuh manusia. Hormon tersebut diregulasi sedemikian rupa hingga terjadi keseimbangan alamiah tubuh sehingga tekanan darah akan selalu normal.
4. Mengaktifkan vitamin D untuk menjaga kesehatan tulang
Salah satu hormon yang menjaga kesehatan tulang adalah vitamin D. Vitamin tersebut tidak akan berefek apapun jika tidak diaktifkan, maka tugas ginjal disini adalah mengaktifkan vitamin D agar dapat memelihara kesehatan tulang.
Baca juga: Hati-Hati! Jangan Sembarangan konsumsi Vitamin D
5. Memproduksi hormon yang mengatur produksi sel darah merah
Hormon yang dinamakan eritropoetin dapat merangsang produksi sel darah merah yang banyak, sehingga tubuh mendapatkan oksigen lebih banyak pula.
6. Mempertahankan keseimbangan mineral darah (natrium, fosfor, dan kalium)
Fungsi ginjal berikutnya adalah mengatur keseimbangan mineral penting yang sangat berperan dalam metabolisme tubuh sehari-hari.
Apa yang terjadi jika fungsi ginjal terganggu?
Berdasarkan 6 fungsi diatas, jika masing-masing fungsi ginjal terganggu maka menimbulkan permasalah berikut:
1. Ginjal tidak mampu mengatur air dengan tepat
Jika fungsi ini terganggu, ginjal tidak dapat mengontrol cairan dalam tubuh. Sehingga pengeluaran air seni melebihi frekuensi atau bahkan sedikit. Kondisi ini sering terjadi pada penderita gagal ginjal kronis.
Baca juga: Kebutuhan air dan mineral ginjal kronis
2. Ginjal gagal menyaring racun dan sampah dari darah
Jika ginjal tidak mampu menjalankan fungsinya, efek yang diberikan adalah darah akan meracuni sel tubuh lainnya dan akan mengakibatkan kerusakan jaringan tubuh.
Baca juga: Kenali Fungsi Ginjal dalam Menyaring air dan racun
3. Hormon yang mengatur tekanan darah tidak bekerja optimal
Hormon tersebut diregulasi sedemikian rupa hingga terjadi keseimbangan alamiah tubuh sehingga tekanan darah akan selalu normal. Jika terjadi ketidakseimbangan hormon ini, maka tekanan darah bisa meningkat.
4. Ginjal tidak mampu mengaktifkan vitamin D
Apa akibatnya jika terjadi kerusakan ginjal? Produksi vitamin D aktif menurun, sehingga akan terjadi defisensi vitamin D yang berdampak pada rapuhnya tulang dan dapat terjadi pengapuran pembuluh darah.
5. Hormon eritropoetin terhambat produksinya
Jika terjadi kerusakan ginjal, produksi hormon ini menurun, sehingga sel darah merah yang terbentuk ikut turun. Hal ini akan mengakibatkan anemia yang salah satu gejalanya adalah lemah letih dan lesu.
6. Ginjal tidak mampu menyeimbangkan mineral darah
Jika terjadi kerusakan ginjal dan tubuh tidak mempu mengatur mineral-mineral (natrium, fosfor, kalium) ini maka mudah sekali terjadi gangguan keseimbangan mineral yang dapat berdampak buruk bagi tubuh, seperti bengkak.
Selain masalah diatas, beberapa dampak yang akan ditimbulkan jika fungsi ginjal terganggu, misalnya bengkak, sesak, darah tinggi, mual muntah, tidak sadar, kejang, tulang mudah patah, penyakit jantung koroner, stroke dan masih banyak lainnya. Adapun penyakit ginjal kronis didapatkan dari hilangnya fungsi ginjal secara bertahap.
Baca juga: Deteksi Dini Penyakit Ginjal Kronis
Salah satu pepatah mengatakan, kejutanmu adalah kelemahanmu. Sama halnya dengan ginjal yang menakjubkan sekaligus memukul fatal. Oleh karena itu, jaga fungsi ginjal yang telah diberikan Tuhan dengan sebaik mungkin.
Featured Image Source: Health Kompas
Source:
Keywords:
Ginjal, Fungsi Ginjal, Gangguan Ginjal, Fungsi Ginjal Terganggu, Sistem Ekskresi, Organ Ginjal, Fungsi Ginjal Manusia, Mineral Darah, Eritropoetin, Air, Racun, Vitamin D, Hormon Ginjal
Ginjal, Fungsi Ginjal, Gangguan Ginjal, Fungsi Ginjal Terganggu, Sistem Ekskresi, Organ Ginjal, Fungsi Ginjal Manusia, Mineral Darah, Eritropoetin, Air, Racun, Vitamin D, Hormon Ginjal
All Comments (0)